Sociology Attention 2026 : Membedah Peluang Inovasi di Era Digital
Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sosiologi UM telah melaksanakan seminar Sociology Attention 2026. Dengan mengusung tema “Passion vs Economic Reality: Industri Kreatif sebagai Future Career Path di Tengah Economic Uncertainly”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu 15 April 2026 di gedung A6, lantai 7 Aula Ki Hajar Dewantara, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.
Acara dimulai dengan pembukaan yang dilakukan oleh Aurora Putri selaku Master Of Ceremony. Untuk memupuk rasa semangat nasionalisme, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, agar kegiatan Seminar Sociology Attention mendapat berkah dan manfaat maka dilakukan pembacaan doa yang di pimpin oleh Saudara Semesta Prabaningrat . Setelah menyelesaikan doa, acara memasuki kegiatan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh ketua pelaksana Seminar Sociology Attention 2026 yaitu Fatma Dewi. Sambutan terakhir sekaligus membuka acara seminar Sociology Attention ini disampaikan oleh Bapak Waskito S. Sos., M. Hum. selaku Ketua Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.
Setelah sambutan-sambutan yang telah di sampaikan, selanjutnya acara diambil alih oleh moderator hebat kita yakni Muh. Alib sesi materi dimulai dengan pembacaan CV dari Bapak Mikhael Amzali yang diketahui beliau merupakan seorang profesional digital dengan pengalaman lebih dari 12 th. Berlanjut pada acara inti, yakni penyampaian materi oleh Bapak Mikhael Amzali. Setelah sesi pemaparan materi yang luar biasa, selanjutnya adalah sesi tanya jawab oleh peserta. Setelah, sesi tanya jawab di selesaikan dengan sempurna kini beranjak pada acara selanjutnya yaitu Focus Group Discussion (FGD) dengan beberapa topik yang sudah ditentukan dan peserta yang sudah dibagi kedalam beberapa kelompok diarahkan untuk berdiskusi dengan pendampingan penanggung jawab masing-masing.
Begitulah rangkaian acara Sociology Attention tahun 2026 sebagai penambah wawasan melalui kacamata Sosiologi yang ada di Indonesia. Dengan adanya acara ini, diharapkan audiens mampu lebih terbuka dan peka dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, audiens juga diharapkan memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan mampu mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.



Komentar
Posting Komentar