“Sociology of Dedication 2025: "(AKAR DESA)Aksi Kesehatan Dan Literasi Untuk Desa Sejahtera, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat Desa”
Pengabdian masyarakat adalah bentuk nyata dari penerapan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, kami dari HMD Sosiologi turun langsung ke masyarakat untuk berbagi ilmu, memperkuat literasi, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Kegiatan SOSD’CATION 2025 dengan tema “AKAR DESA (Aksi Kesehatan Dan Literasi Untuk Desa Sejahtera)” dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin dan Selasa, 9-10 Juni 2025 di Desa Malangsuko, Kec. Tumpang, Kab. Malang.
Hari Pertama: Pembukaan, Sosialisasi Kesehatan, dan Kreativitas Bersama
Rangkaian acara SOSD’CATION diawali dengan sesi pembukaan pada 09.00 WIB dengan Indah sebagai MC. Sejumlah perwakilan desa dan dosen turut hadir menyambut acara ini. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Iqbal, dan sambutan-sambutan mulai dari Bapak Nora Tihtaning Ayudha selaku perwakilan dosen Sosiologi UM yang dilanjut oleh sambutan ketua pelaksana, Dian Ardi Saputra. Tidak lupa pula dengan salah satu perwakilan desa untuk memberikan sambutan dan menancapkan gunungan sebagai salah satu tradisi acara pada desa tersebut. Acara berlangsung dengan lancar dan tepat waktu hingga pukul 10.00 WIB di Balai Dusun Malangsuko.
Setelah itu, panitia membagi diri untuk menjalankan dua sesi utama, yakni sosialisasi kesehatan dan pembuatan kerajinan. Sejumlah 7 panitia akan bertugas pada sesi kesehatan untuk memberikan materi mengenai pentingnya cek kesehatan secara berkala, disertai cek kesehatan gula darah dan asam urat sebagai pengaplikasian materi yang telah disampaikan. Sesi ini diikuti oleh 40 warga desa Malangsuko dengan antusias pada pukul 13.00-13.50 WIB. Pada jam yang sama, panitia yang tidak bertugas dalam sesi kesehatan akan membuat dekorasi ruangan untuk lomba mewarnai, fashion show, dan bercerita. Beberapa kerajinan yang dibuat yaitu bunga pom-pom, bunga kertas, bucket, dan pagar. Kegiatan ini berlangsung hingga malam hari, diselingi ishoma dan makan malam bersama.
Hari Kedua: Senam Pagi, Perlombaan, dan Penutupan
Dampak dan Harapan
Kegiatan hari kedua dimulai dengan senam pagi bersama warga desa pada pukul 07.00–08.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun keakraban antara panitia dan warga, sekaligus mendorong pola hidup sehat. Setelah itu, panitia melanjutkan dengan sarapan bersama sebelum memulai serangkaian agenda kegiatan. Rangkaian acara dimulai pada pukul 09.00 dengan sosialisasi literasi kepada peserta lomba yang mengangkat tema “pentingnya membaca buku”. Setelah sesi edukatif ini, berbagai lomba untuk anak-anak digelar, seperti lomba fashion show tingkat TK dengan tema Profesi Impianku, lomba fashion show tingkat SD dengan tema Baju Daur Ulang, lomba bercerita dengan tema Liburan Seruku, serta lomba mewarnai tingkat TK dengan tema Guruku. Acara puncak ditandai dengan penutupan resmi, pengumuman pemenang, dan penyerahan hadiah kepada para juara hingga pukul 14.00 WIB. Sebagai penutup hari, panitia melakukan evaluasi internal guna memastikan kegiatan SOSD’CATION dapat diselenggarakan dengan lebih baik di masa mendatang.
Serangkaian kegiatan SOSD’CATION 2025 tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi panitia. Kami berharap, melalui kegiatan pengabdian ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan pendidikan, serta tercipta hubungan yang erat antara kampus dan masyarakat.
Komentar
Posting Komentar