Journer to Stars : Selangkah Berirama, Merajut Impian Bersama
Kegiatan pengenalan jurusan dengan tema ”Journer to Stars: Selangkah Berirama, Merajut Impian Bersama” hari ke 1 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2025 di Parkiran Psikologi Universitas Negeri Malang (UM). Acara ini dihadiri oleh mahasiswa baru 2025, dosen, demisioner, dan juga pengurus HMD Sosiologi UM sebagai panitia erklaren 2025 dengan tujuan utama memperkenalkan Jurusan Sosiologi serta membangun semangat kebersamaan dan kreativitas di antara kita semua. Peserta dari kegiatan ini merupakan para mahasiswa baru dari Departemen Sosiologi angkatan 2025 yang saat ini berjumlah 179 mahasiswa. Kedatangan sekaligus persiapan panitia dimulai pada pukul 07.30 WIB dan dilanjut dengan kehadiran para peserta pada pukul 08.30 WIB. Pada kegiatan erklaren 2025 ini di sambut hangat oleh MC Fricha dan MC Fatma sebagai pembawa acara di erklaren 2025. Lalu dilanjutkan pembacaan SOP oleh MC dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Shofy. Setelah itu dilanjut dengan pembacaan do’a oleh Gusti dan terakhir ada sambutan sekaligus sebagai pembuka acara oleh Bpk. Drs. Nur Hadi, M.Pd, M.Si. dan Bpk. Nora Titahning Ayudha, S.Sosio., M.Si.. Setelah pembukaan dilaksanakan di lapangan, para peserta di alihkan untuk pembuatan konten dan sesi foto bersama. Untuk melatih kekompakan dan kreativitas para mahasiswa baru, maka diadakanlah kegiatan ”jelajah medan” yang dilaksanakan di area kampus. Setiap kelompok harus menyelesaikan misi yang berbeda-beda dari total 6 pos. Di pos 1 ada game pertanyaan teori sosiologi (affah iyaah?) yang di mana setiap kelompok harus menebak pertanyaan yang diberikan dengan tepat. Setiap kelompok diharuskan untuk menjawab dengan nama tokoh yang benar, apabila kelompok menjawab dengan benar minimal 2 dari 3 pertanyaan yang diberikan, maka kelompok tersebut akan lolos dan menuju ke pos selanjutnya. Pada pos 2 ada clue games (masokk pak eko) yang di mana setiap kelompok akan diberi pertanyaan clue oleh panitia, clue yang diberikan oleh panitia adalah 3 clue dimana setiap clue terdapat 3 pertanyaan, anggota kelompok yang lain boleh saling membantu untuk menjawab clue. Pada pos 3 ada game cemistry gaya (gayah battle bozku) di mana setiap kelompok memilih 6 orang perwakilan untuk bermain, 6 anggota yang bermain akan diberi 5 kata untuk diperagakan melalui gaya, anggota kelompok yang lain dilarang untuk ikut memperagakan. Pada pos 4 ada game sociology basic (basic icikiwir) yang di mana kelompok harus menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panitia dan diperbolehkan untuk berdiskusi, kelompok dinyatakan lolos apabila berhasil menjawab minimal 3 dari 5 pertanyaan yang telah diberikan panitia dan berhak mendapatkan potongan puzzle. Pada pos 5 ada game estafet balon (balon rush: tak bolak balek) yang dimana permainan ini kelompok membentuk barisan ke belakang dengan tangan memegang pundak teman di temannya dan tidak boleh terlepas, setelah semua peserta siap, panitia akan memberi aba-aba “Mulai”, balon dioper ke peserta di belakangnya melalui tangan, setelah mencapai pemain terakhir, balon dioper lagi ke pemain awal. Pada pos 6 ada game estafet air (byur byur basaaaahh) yang di mana 6 anggota yg bermain ini dipilih dari anggota yg tidak bermain di chemistry gaya, anggota kelompok berbaris dari ember berisi air (start) menuju wadah kosong (finish), pemain pertama mengambil air dengan gelas kecil, air harus dibawa ke pemain berikutnya tanpa tumpah berlebihan, estafet berlanjut hingga pemain terakhir menuangkan air ke wadah kosong di garis finish. Setelah melakukan jelajah medan, peserta peserta akan mengikuti tahap akhir yaitu penyusunan puzzle. Sebelum menyusun puzzle, peserta harus mencari potongan puzzle terakhir. Penyusunan puzzle ini akan mengungkap tokoh sosiologi yang didapat. Selanjutnya setelah kelompok yang berhasil menyusun puzzle dan menyebutkan nama tokoh sosiologi dengan cepat akan dinyatakan sebagai pemenang dan peserta diarahkan kembali ke parkiran Psikologi Universitas Negeri Malang untuk menunggu kelompok yang lain selesai melakukan jelajah medan. Terakhir setelah semua kelompok telah mengikuti rangkaian kegiatan erklaren day 1 MC melakukan penutupan dan mengatur kepulangan peserta erklaren secara bergilir.
Pada hari ke 2 tanggal 27 Oktober 2025 kedatangan dan presensi panitia dimulai pada pukul 07.00 dan dilanjut kedatangan peserta dimulai pada pukul 08.00. Selanjutnya peserta diarahkan untuk melakukan screening dan presensi oleh panitia yang bertugas. Panitia mengarahkan peserta untuk duduk sesuai kelompok nya masing masing dengan tertib dan rapih. Lalu dilanjutkan pembukaan acara dan pembacaan SOP oleh MC Fricha dan MC Fatma sebagai pembawa acara Erklaren 2025. Setelah itu dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh Shofy.
Dalam acara ini kami menghadirkan 2 pemateri hebat yaitu Bapak Ridho Dwie Ferhard Ardan dan Ibu Grenada Tri Kardiana, S.Pd yang merupakan alumni dari Prodi Pend. Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Beliau memberikan wawasan tentang pengalaman-pengalaman dari sudut pandang alumni sehingga bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa baru sosiologi untuk kedepannya. Setelah 2 pemateri hebat menyampaikan materi selanjutnya yaitu sesi tanya jawab, MC mempersilahkan maba untuk bertanya. Lalu dilanjutkan ice breaking pembuatan pembuatan konten. Setelah itu panitia dan peserta melakukan ishoma dan maba dapat melakukan persiapan penampilan.
Acara selanjutnya tidak kalah seru dari yang sebelumnya, disini mahasiswa baru diberikan waktu untuk menampilkan bakat-bakat dari kelompoknya dan dengan tema yang berbeda-beda. Tema yang diangkat setiap kelompok terdiri dari drama musikal modern, drama musikal tradisional dan juga tari daerah. Kegiatan ini berlangsung dengan ramai karena mahasiwa baru sangat antusias dengan penampilan-penampilan hebat oleh kelompok-kelompok yang sedang tampil.
Sebagai penutup, kami mengadakan kegiatan tukar kado yang menciptakan suasana hangat dan saling berbagi di antara mahasiswa baru sosiologi. Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi momen berharga bagi semua peserta untuk mengenang pengalaman seru di awal perjalanan mereka di dunia perkuliahan. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk membangun solidaritas dan kolaborasi di lingkungan akademik.



Komentar
Posting Komentar