Langsung ke konten utama

Sayembara Logo OSUM 2025: Ajang Kreativitas Desain Nasional

Sayembara Logo OSUM merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM). Sebagai bagian dari rangkaian acara Olimpiade Sosiologi Universitas Negeri Malang (OSUM) 2025, sayembara desain logo OSUM ini terbuka untuk siswa SMA/SMK dan mahasiswa aktif (D3/S1) di seluruh Indonesia. Sayembara Logo OSUM 2025 hadir dengan nuansa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, sayembara logo OSUM tidak hanya terbuka untuk mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih luas kepada siswa SMA/SMK di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bentuk apresiasi terhadap potensi kreatif generasi muda, serta wadah bagi ekspresi ide-ide baru yang orisinil. Dengan mengusung tema "Eduvolution: Transforming Minds, Shaping the Future", sayembara logo OSUM 2025 bertujuan untuk menjaring ide-ide kreatif dalam menciptakan identitas visual OSUM 2025.

Sebagai ajang kompetisi resmi, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh seluruh peserta. Persyaratan tersebut meliputi: desain logo harus dibuat menggunakan media digital seperti Photoshop, CorelDraw atau perangkat lunak sejenis, logo wajib mengandung unsur "Burung Hantu" dan bernuansa "Biru" serta peserta harus menyertakan filosofi dari logo yang dilombakan. Selain itu, logo yang dikirimkan merupakan karya orisinal yang belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain. Hal ini bertujuan untuk menjaga orisinalitas dan integritas kompetisi.

Adapun pemenang Sayembara Logo OSUM 2025, yaitu Annisa Sabrina menguraikan makna filosofis dari logo yang diciptakannya.

“Logo burung hantu dalam OSUM melambangkan keberanian, ketajaman berpikir, kemampuan berkarya dan terus berinovasi menghadapi era perubahan. Dalam budaya Nusantara, Burung Hantu mencerminkan ketajaman intuisi serta kecermatan dalam mengambil keputusan. Seperti juga burung hantu yang mampu melihat dalam kegelapan dan beradaptasi di berbagai kondisi, diharapkan peserta OSUM juga dapat mengembangkan wawasan luas, berpikir kritis, serta menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan generasi emas.”

         Logo OSUM 2025 yang dirancang oleh Annisa Sabrina, tidak hanya sekadar desain visual, tetapi juga mengandung makna filosofis yang merepresentasikan keberanian, ketajaman berpikir, kemampuan berinovasi, serta adaptasi terhadap perubahan zaman. Melalui logo ini, diharapkan para peserta OSUM 2025 dapat terinspirasi untuk mengembangkan potensi diri, berpikir kritis, dan menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan generasi emas dimasa depan. Dengan semangat "Eduvolution: Transforming Minds, Shaping the Future", Sayembara Logo OSUM 2025 telah berhasil menjaring ide-ide kreatif yang akan menjadi identitas visual dari Olimpiade Sosiologi Universitas Negeri Malang 2025.




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEMAH BAKTI PENGURUS (KBP) HMD SOSIOLOGI 2025

Malang – KBP merupakan tradisi tahunan HMD Sosiologi UM pada awal periode kepengurusan untuk memperkenalkan dan meningkatkan solidaritas antar anggota melalui serangkaian acara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota dan pengurus HMD Sosiologi UM kabinet Sahitya dengan mengusung tema, “Harmoni dalam Kebersamaan, Kuat dalam Solidaritas”. Pada tahun ini, KBP diselenggarakan pada 21-22 Februari yang bertempat di D’Villa, Sumberejo, Batu.                                       Kegiatan inti KBP dilaksanakan pada Jum’at (21/02/2025) dengan Hafiza dan Dhea sebagai MC yang memandu jalannya acara; kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua HMD Sosiologi UM 2025, Randika Surya Fajar. Setelahnya, terdapat pemaparan materi singkat mengenai sie dalam program kerja (proker) agar anggota baru dapat memahami tanggung jawab maupun tugas dari setiap sie. Materi mengenai sie acara disampaikan ol...

COMPETITION OF SOCIOLOGY UNIVERSITAS NEGERI MALANG (OSUM) 2025: “Eduvolution: Transformings Mind, Shaping the future”

Olimpiade Sosiologi Universitas Negeri Malang (OSUM) Kembali menyapa ditahun 2025. Sebagai bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sosiologi Universitas Negeri Malang, OSUM konsisten diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah bagi Siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk melatih kemampuan berpikir kritis dalam memahami fenomena sosial dalam bentuk kompetisi intelektual. OSUM 2025 hadir dengan mengusung tema “ Eduvolution; Tarnsformings Mind, Shaping the future ” yang memiliki makna bahwa sebuah Pendidikan (education) senantiasa terus berkembang seiring perkembangan zaman serta kata “transforing minds yang menunjukkan bagaimana Pendidikan membentuk pola pikir kritis, inobatif, dan adaptif kemudian Shaping the future yang menekankan pada peran dari ilmu pengetahuan dalam menciptakan generasi yang siap untuk menghadapi tantangan global dimasa depan. OSUM 2025 dilakukan pada tanggal 13 April   2025 sd 11 Mei 2025 dengan tiga tahapan kompetisi yakni babak penyisih...

“Sociology of Dedication 2025: "(AKAR DESA)Aksi Kesehatan Dan Literasi Untuk Desa Sejahtera, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat Desa”

Pengabdian masyarakat adalah bentuk nyata dari penerapan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, kami dari HMD Sosiologi turun langsung ke masyarakat untuk berbagi ilmu, memperkuat literasi, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Kegiatan SOSD’CATION 2025 dengan tema “AKAR DESA (Aksi Kesehatan Dan Literasi Untuk Desa Sejahtera)” dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin dan Selasa, 9-10 Juni 2025 di Desa Malangsuko, Kec. Tumpang, Kab. Malang.  Hari Pertama: Pembukaan, Sosialisasi Kesehatan, dan Kreativitas Bersama Rangkaian acara SOSD’CATION diawali dengan sesi pembukaan pada 09.00 WIB dengan Indah sebagai MC. Sejumlah perwakilan desa dan dosen turut hadir menyambut acara ini. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Iqbal, dan sambutan-sambutan mulai dari Bapak Nora Tihtaning Ayudha selaku perwakilan dosen Sosiologi UM yang dilanjut oleh sambutan ketua pelaksana, Dian Ardi Saputra. Tidak lupa pula ...